Jibril Al Amin As di Ghadir Khum :

" Rasul (umat) ini telah mengikat perjanjian abadi setiap Mukmin yang tiada yang akan berpaling kecuali tidak Percaya Tuhan "

November 7, 2008

Bagian vii

Perbandingan Rasulullah SAWW dengan Nabi Daud As

Orang Yahudi berkata,” Lihatlah Nabi Dawud as sebab Allah telah memberinya kekuatan untuk melunakkan besi kemudian dengan kekuatannya dia membuat baju besi.”

Sayyidina Ali AS berkata,” Ya itu benar.” Nabi Muhammad SAWW telah diberi sesuatu yang lebih dari itu. Allah SWT telah memberinya kekuatan untuk membuat gua dari batu gunung yang keras. Batu Shakhrah di Baitul Maqdis menjadi cekung dengan tangan Beliau dan kami telah melihatnya.”

Orang Yahudi berkata, ” Nabi Dawud as menangis karena kesalahan dan kekhilafannya sehingga gunung bergetar karena takut tangisan darinya.”

Sayyidina Ali AS berkata, ”Ya itu benar.” Nabi Muhammad SAWW telah diberi sesuatu yang lebih dari itu. Sesungguhnya Beliau jika mendirikan salat terdengar dari dadanya suara gemuruh seperti gemuruh bejana yang berisi air panas yang mendidih karena isak tangisnya yang sangat pada hal Allah telah membebaskannya dari siksaan-Nya. Beliau berdiri salat di atas kakinya puluhan tahun sehingga bengkak kedua telapak kakinya dan pucat lasi mukanya. Beliau salat sepanjang malam sehingga Allah menegurnya.”

Thaha. Tidaklah Kami turunkan Al-Qur’an agar kamu bersusah payah (QS.Thaha:1-2)

Terkadang Beliau menangis sampai pingsan. Seorang bertanya kepadanya,” Bukankah Allah telah mengampuni dosamu yang lalu dan yang akan datang?” Beliau menjawab, ”Benar. Namun tidakkah aku pantas menjadi hamba yang banyak bersyukur.”


Perbandingan Rasulullah SAWW dengan Nabi Sulaiman As

Orang Yahudi berkata, “Lihatlah Nabi Sulaiman as, karena dia telah diberi kerajaan yang tidak layak diberikan kepada sesiapa pun setelahnya.”

Sayyidina Ali AS berkata, “Ya itu benar.” Nabi Muhammad SAWW telah diberikan sesuatu yang lebih dari itu. Telah turun kepadanya satu malaikat yang tidak pernah turun kepada sesiapa pun sebelumnya, yaitu malaikat Mikail. Malaikat Mikail berkata kepada Beliau, “Ya Muhammad. Hiduplah kamu menjadi seorang raja yang senang. Untukmu kunci-kunci khazanah bumi. Tunduk kepadamu gunung dan batu dari emas dan perak. Itu semua tidak mengurangi apa yang tersimpan untukmu di akhirat kelak sedikit pun.” Lalu dia menunjuk Malaikat Jibril as dan meminta darinya agar bertawadhu. Kemudian Nabi Muhammad SAWW berkata, “Tidak, tetapi aku tetap ingin hidup sebagai nabi dan hamba. Sehari makan dan dua hari tidak makan. Aku ingin bergabung dengan saudara-saudaraku dari kalangan Nabi sebelumku.” Maka Allah memberinya telaga kautsar dan hak-hak syafaat. Ini lebih besar tujuh puluh kali lipat dari kerajaan dunia dari permulaan sampai akhir. Dan Allah menjanjikan kedudukan yang terpuji (al-maqam al-Mahmud). Di hari kiamat nanti Allah akan menundukkannya di atas Arsy. Itu semua lebih mulia dari yang di berikan kepada Nabi Sulaiman bin Daud as.”

Orang Yahudi berkata, “Angin telah diciptakan untuk Nabi Sulaiman as Angin itu membawa pergi Sulaiman di negerinya dalam sebuah perjalanan, perginya satu bulan dan pulangnya satu bulan.”

Sayyidina Ali AS berkata, “Ya itu benar.” Nabi Muhammad SAWW telah diberikan sesuatu yang lebih dari itu. Dia telah diisra’kan dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa, yang biasa ditempuh satu bulan, lalu ia dibawa naik ke kerajaan langit, yang memerlukan waktu lima puluh ribu tahun, dalam waktu kurang dari sepertiga malam.

Orang Yahudi berkata, “Telah di ciptakan jin-jin untuk taat kepada Nabi Sulaiman as. Mereka bekerja untuk Sulaiman ketika membuat mihrab dan patung.”

Sayyidina Ali AS berkata, “Ya itu benar.” Nabi Muhammad SAWW telah diberikan sesuatu yang lebih dari itu. Jin-jin diciptakan untuk taat kepada Nabi Sulaiman as, tetapi mereka didalam keadaan kafir, sementara jin-jin diciptakan untuk taat kepada Nabi Muhammad SAWW dalam keadaan beriman. Telah datang kepada Beliau sembilan tokoh jin dari Yaman dan dari Bani Amr bin Amir.Mereka itu adalah Syashot, Madhot, Hamlakan, Mirzaban, Mazban, Nadhoat, Hashib, Hadhid dan Amr. Merekalah yang disebutkan dalam Quran,

Dan ketika Kami palingkan kepadanya (Muhammad) sekelompok jin mereka mendengarkan Al-Quran (QS. Al- Jin: 1)

Mereka berbaiat kepada Beliau untuk menjalankan puasa, salat, zakat, haji dan jihad. Ini lebih hebat dari yang diberikan kepada Nabi Sulaiman as.”

Perbandingan Rasulullah SAWW dengan Nabi Yahya As

Orang Yahudi berkata, “Lihatlah Nabi Yahya bin Zakaria as karena diwaktu masih kecil telah diberi hikmah, kebijaksanaan dan pemahaman. Dia menangis tanpa berbuat kesalahan dan dia sentaiasa berpuasa terus menerus.”

Sayyidina Ali AS berkata,“Ya itu benar.” Nabi Muhammad SAWW telah diberikan sesuatu yang lebih dari itu.Nabi Yahya as hidup pada masa tiada berhala-berhala dan kejahiliahan.

Sementara Muhammad pada masa kecilnya telah diberi hikmah dan pemahaman di tengah penyembah berhala dan syaitan. Beliau sama sekali tidak menyukai berhala, tidak pernah aktif dalam upacara-upacara mereka dan tidak pernah berdusta sama sekali. Beliau senantiasa menyambung puasa dalam seminggu, terkadang kurang dan terkadang lebih. Beliau pernah berkata, “Aku tidak seperti kalian. Aku berada disamping Tuhanku. Dia Yang memberiku makan dan minum.” Beliau selalu menangis sehingga air matanya membasahi tempat salatnya karena takutkan kepada Allah SWT tanpa kesalahan.”



0 comments:

Enter Your email to Get Update Articles

Delivered by FeedBurner

Random Articles

Powered by Blogger.

Recent Comments

" Pro-Log for the Light Of AT TSAQOLAIN "

  © Free Blogger Templates Cool by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP