Jibril Al Amin As di Ghadir Khum :

" Rasul (umat) ini telah mengikat perjanjian abadi setiap Mukmin yang tiada yang akan berpaling kecuali tidak Percaya Tuhan "

April 13, 2009

Tanggapan Sayyid Nasrullah atas Mesir



Sekjen Hizbullah Lebanon, Sayid Hasan Nasrollah, menyatakan bahwa Hizbullah adalah organisasi Lebanon, yang hanya beraktivitas di negara ini serta bertujuan membebaskan kawasan Lebanon dari tangan rezim penjajah Zionis Israel, melindungi tanah air dan menggagalkan konspirasi-konspirasi Israel. Nasrollah dalam pidatonya kemarin malam menepis serangkaian tudingan mengenai intervensi Hizbullah Lebanon dalam urusan dalam negeri Yaman, Bahrain, dan Mesir.

Lebih lanjut Nasrollah juga menolak tudingan terhadap Hizbullah Lebanon mengenai upaya gerakan ini membentuk jaringannya di negara-negara Arab, menggulingkan pemerintah negara-negara tersebut dan melakukan konspirasi anti-Arab dengan melibatkan kelompok-kelompok oposisi. Dalam pidatonya yang disiarkan langsung oleh televisi-televisi Arab, Sayid Hasan Nasrollah juga menekankan pentingnya perlindungan atas rakyat Palestina.

Tudingan-tudingan tak berdasar terhadap gerakan Islam Lebanon dan Palestina menjadi perhatian khusus di kalangan politisi dan berita utama di media-media Arab, termasuk di tiga negara kawasan yang menuding Hizbullah dan Hamas tanpa bukti yang jelas.

Menanggapi tudingan tak berdasar tersebut, Partai Al-Karamah, Mesir, menepis tudingan para pejabat Kairo terhadap Hizbullah Lebanon serta memuji Sayid Hasan Nasrollah dan kemenangan-kemenangannya. Deputi Ketua Partai Al-Karamah, Amin Iskandar, seraya menyinggung tudingan Jaksa Agung Mesir, Abdul Majid Mahmoud, terhadap Hizbullah Lebanon, mengenai operasi destruktif gerakan ini di dalam negeri Mesir, mengatakan, "Melihat langkah, latar belakang dan perangai Hizbullah membuktikan bahwa gerakan ini bebas dari tudingan."

Sambil mengisyaratkan popularitas Hizbullah Lebanon di tengah masyarakat Mesir, Iskandar menuturkan, "Ancaman terhadap keamanan nasional Mesir bukan berasal dari Hizbullah Lebanon, tapi dari Rezim Zionis Israel dan intervensi AS di dalam negeri."

Terkait hal ini, Esham Al-Uryan, seorang tokoh Ikhwanul Muslimin Mesir, juga menepis tudingan tak berdasar terhadap Hizbullah Lebanon. Dikatakannya, "Hal yang mengejutkan, para pejabat Mesir memusuhi Hizbullah Lebanon yang memerangi AS dan Mesir di front terdepan." Lebih lanjut Al-Uryan menandaskan, "Pembelaan atas Palestina sama halnya dengan pembelaan atas keamanan nasional Mesir. Muqawamah atau perlawanaan merupakan satu-satunya jalan mengembalikan hak negara-negara Islam."

Masih mengenaai tudingan tak berdasar terhadap Hizbullah Lebanon, Koran Lebanon, Safir, menyebutnya sebagai trik politik baru untuk melemahkan posisi gerakan Islam ini di kawasan. Koran Lebanon itu menulis, para pejabat Mesir dengan menyampaikan tudingan anti-Hizbullah Lebanon mengenai intervensi destruktif di Mesir, malah akan menjatuhkan posisi Mesir di tengah opini umum. Koran Al-Safir juga melaporkan, "Tudingan anti-Hizbullah yang dilancarkan Mesir dilakukan di tengah berlanjutnya kebijakan keliru negara ini soal perang Gaza dan penutupan pintu Rafah di selatan Gaza. Langkah itu tentunya menyebabkan gelombang kritik terhadap pemerintah Mesir yang mendukung Israel, semakin kuat. (irib bahasa indonesia)


0 comments:

Enter Your email to Get Update Articles

Delivered by FeedBurner

Random Articles

Powered by Blogger.

Recent Comments

" Pro-Log for the Light Of AT TSAQOLAIN "

  © Free Blogger Templates Cool by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP