Jibril Al Amin As di Ghadir Khum :

" Rasul (umat) ini telah mengikat perjanjian abadi setiap Mukmin yang tiada yang akan berpaling kecuali tidak Percaya Tuhan "

October 20, 2008

Abasa dalam timbangan Akal sederhana

Sebelum memasuki fase rekonstruksi Abasa, ada sebuah hal yang menarik perhatian sejak kali pertama Ayat ini menjadi sebuah Perdebatan Panjang.


Yaitu keberadaan dan Posisi 3 delegasi yang hadir kala itu

A. Baginda Suci SAWW sebagai delegasi tertinggi yang telah Disematkan pada Beliau "laqod kana lakum fi Rasulillahi uswahtun hasanah - Telah ada -terpatri- Suri Tauladan"

B. Ibnu Maktum yang juga masih terhitung Keluarga Sayyidah Khodijah al Kubro As sebagai delegasi Muslim yang haus akan Ilmu Agama

C. Para Kafirin Quraish yang disana juga dihadiri Ayah salah seorang khalifah terdahulu sebagai pihak yang amat sangat terlalu dalam kekafirannya

Kajian sederhana, dalam timbangan metode akal bagaimana pun Posisi C lebih rendah dari B dan B lebih rendah dari A

Dalam kenyataan sederhana, andai kita memikirkan sedikit, Apa manfaatnya Rasulullah suci SAWW bermuka masam pada Ibnu Maktum.

Dalam Logika Al Quran, Abasa=bermuka masam bukan lah Ushwah. jadi ia dengan sendiri gugur.

Bila A tidak bermuka Masam

dan B tidak mungkin bermuka Masam

maka yang paling mungkin dan sangat mungkin adalah
C yang bermuka masam

Insya ALLAH -menyusul- akan ada 2 riwayat yang akan al faqir angkat yaitu riwayat dari Ibnu Abbas dan Riwayat dari Aisyah yang keduanya pun lagi lagi nampaknya riwayat bualan (dibuat belakangan)

Semoga kita terlindung dari Hal Hal yang menyudutkan Nabi Suci SAWW dalam hal apapun.

Dan Semoga kita tampil sebagai mujahidin ilmi ditengah bombardier penghinaan Nabi Suci hasil kolaborasi Munafiqin dan Kaum Orientalis, amien




0 comments:

Enter Your email to Get Update Articles

Delivered by FeedBurner

Random Articles

Powered by Blogger.

Recent Comments

" Pro-Log for the Light Of AT TSAQOLAIN "

  © Free Blogger Templates Cool by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP