Jibril Al Amin As di Ghadir Khum :

" Rasul (umat) ini telah mengikat perjanjian abadi setiap Mukmin yang tiada yang akan berpaling kecuali tidak Percaya Tuhan "

January 31, 2009

Jawaban atas kaum Hasadi

Genocida Gaza menyisakan puing kehancuran bangunan, masjid, tubuh dan juga hati..
Namun itu semua belum lah cukup tuk memberikan jawaban bagi orang orang yang hanya euforia dan shock akan perang di tanah palestina.

Ketika mereka diajukan pertanyaan "mana fatwa kecaman riyadh atas zionist Israel"

Mereka tidak akan mampu menjawab seraya balik mempertanyakan mengapa Iran tidak membantu gaza ?

Bila dalam definisi bantuan adalah mengirimkan rudal ke israel, mereka sesungguhnya telah terjebak dalam doktrin hitam kaum hipokrit pendukung zionist..

Bagaimana bisa memaknai pertanyaan ini disaat Gaza sesungguhnya butuh bantuan kita moril dan materil.

Dan sebenarnya simple jawaban ini..

Gaza ada di Tanah Palestina, Israel ada di tanah Palestina, Keduanya ada di Negara Palestina
bila sebuah negara mengirimkan Rudal ke negara lain, maka terciptalah perang dunia ke 3.

Hingga tidaklah mungkin RII selaku negara yang sangat menerapkan pemerintahan ISLAM mau berlaku opensif dan destruktif dalam langkahnya.

Dan hal yang tidak mungkin juga Iran membuka front baru dengan kiriman rudal.
toh pada kenyataannya IRAN tidak diserang, buat apa menyerang duluan.


Scoup lebih luas, Di wilayah Israel (saya tidak mengakui ia negara) ada Al Aqsa, ada pengungsi palestina yang sebagian besar ibu ibu dan orang tua, dengan mengirimkan Rudal dari suatu negara ke wilayah negara lain (andai terjadi) artinya mereka berharap IRAN menghancurkan Al Aqso dan membantai Pengungsi Palestina disana..

Hal yang mustahal nan mustahil..!!

ISLAM adalah agama Defensif, dan tidak akan pernah pribadi ISLAM yang asli akan memulai perang. Karena ISLAM bukan agama perang.

Unlike mereka yang mengatakan ISLAM Perang hingga timbul jihad 'palsu'

Sudah selayaknya mereka ajukan kritik pedas mereka pada Fatah dan tuan besar pendukung nya 'saudi' agar apapun berkaitan Negara Palestina, jiwa mereka terpanggil.

Mengenai Iran dan Hizbullah yang dikatakan tidak mendukung Hamas, Issue murahan ini hanya laris di level bawah, sedang dalam forum dunia baik 'almarhum jabatan presiden" bush ataupun para petinggi Tel Aviv , telah mahfum bahwa Iran dan Hizbullah berada di balik Hamas dan bahu membahu bersama muqowamah gaza menghancurkan zionist.

Perdana Menteri pilihan rakyat Palestina, Ismail Haniyah, mengucapkan terima kasih atas sikap Iran soal perang 22 hari. Televisi Al-Quds melaporkan, Ismail Haniyah mengatakan, "Bangsa dan para pemimpin Iran adalah sahabat kami. Sikap mereka dalam mendukung hak bangsa Palestina dan moqawamah sangatlah transparan tanpa tedeng aling-aling." Dikatakannya pula, "Kami menghendaki pencabutan aksi blokade dan pembukaan pintu-pintu gerbang Gaza."


Kutipan berita ini yang dinukil dari irib dan juga kutipan berita Ucapan Ahmadinejad via telephone kepada Ismail Haniyah :

"Hari ini dimulainya kemenangan itu, dan semuanya akan dituntaskan dengan kemenangan,"


Yang dimuat dalam berbagai media seharusnya dapat memenuhi dahaga mereka akan pertanyaan mereka sendiri. belum lagi bila digandengkan dengan Ucapan Selamat dari Rahbar atapun dari Sekjen Hizbullah.

Lalu dimana ucapan selamat saudi dan fatah?
Atau bahkan mesir sekalipun?
Yang masih saja kekeh mempertahankan kelaparan di gaza dan melanggengkan tragedi kemanusiaan disana..

tampaknya tidak ada bukan..

Satu satunya riya yang di selonjorkan petinggi arab adalah batuan kemanusiaan sebesar 1 milliar dollar yang dalam pencairannya mengharuskan hamas mengakui eksistensi israel..

It only happended in your dreams ..!!

Berita Terakhir yang mencuat adalah rasa muak yang membuncah dari rakyat palestina akan pemerintahan Abbas, mereka menuntut Abbas turun karena dianggap gagal dalam melindungi jengkal tanah palestina.

Dan disaat yang sama Abbas merasa diujung tanduk, saat ketakutan lengser melingkupi ia malah berujar :

"HAMAS berhasil dalam usaha kudeta mereka di Gaza karena kami ingin menghindari konfrontasi militer, namun apa yang terjadi di sana tidak akan berulang di Tepi Barat. Tidak akan pernah,"

Ia mengutarakan hal itu dihadapan press demi ketakutannya pada ketangguhan Hamas di depan mata.

One solution, one nation.
Hamas dan Fatah harus bersatu dalam muqowamah palestina, dan satu satunya jalan adalah dengan timbulnya kesadaran di hati pemimpin mereka khususon Fatah, dan dengan jiwa besar petinggi fatah berani mengorbankan kepentingannya diatas kepentingan bangsa Palestina.

Disaat serangan Israel masih terus terjadi di selatan dan perbatasan Gaza.

Semoga saja...




0 comments:

Enter Your email to Get Update Articles

Delivered by FeedBurner

Random Articles

Powered by Blogger.

Recent Comments

" Pro-Log for the Light Of AT TSAQOLAIN "

  © Free Blogger Templates Cool by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP