Jibril Al Amin As di Ghadir Khum :

" Rasul (umat) ini telah mengikat perjanjian abadi setiap Mukmin yang tiada yang akan berpaling kecuali tidak Percaya Tuhan "

December 31, 2008

Antara Padang Karbala dan Gaza

3 Muharam

Malam merangkak mendekati pertengahannya..
sementara biru padu menelisik hati..

Saat bunyi sirine meraung raung di belahan bumi lain..
di waktu yang sama kibasan penghancur menghantam sang pencakar langit..

Hati serasa pedih..
Jiwa terasa terbakar amarah..

Tanpa bisa berbuat banyak
Tanpa mampu melakukan apapun..

Situasi ini mirip dengan 14 abad silam saat bala tentara yazid (LA) mengisolasi Karbala

Sungai Eufrat yang menjadi detak kehidupan Kuffah dan sekitarnya terlarang untuk keluarga suci..

Bila binatang saja boleh meminumnya tapi mengapa Mereka tidak..

Sementara dibalik bukit nainawa, Umar putra Saad bin ABi Waqash (Sahabat Setia Nabi saww) telah meng organisir pasukannya tuk bergerak ke karbala bergabung dengan pasukan Al Hurr.

Bergelombang jumlah mereka, 73 Khafilah suci di hadapi oleh puluhan ribu pasukan terkutuk.

Dibawah pimpinan Umar putra Saad bin Abu Waqash. Para durjana ini pun telah mengisolasi Keluarga suci dari mendekati Eufrat.

Wajah wajah berpenampilan Muslim berhati iblis ini telah mengundang Imam Suci As, namun mereka pula telah menggadaikan Baiat mereka dengan sebuah harta upahan Ubaidillah bin Ziyad atas komando Yazid bin Muawiyah (LA)

Ya..!!
Baiat mereka telah digadai dan ke syiahan mereka telah dicabut tergantikan iming iming harta Dunia yang menghinakan..

Kelak ALLAH AWJ akan membalas mereka sebagai Bahan bakar kekal dineraka..!!

Surya Pagi pun menyingsing di ufuk 3 Muharam..
Disaat inilah Imam Suci As dan Sebagian Sahabat al Husein As masih terus berupaya menyadarkan mereka yang telah sesat dalam fatamorgana kehinaan..

Zuhair bin Al Qain maju dan mencoba menjalankan Ushwah Nabi Suci Saww dengan mengingatkan mereka yang berhati durjana dengan landasan Muslim adalah bersaudara dan saling mengingatkan adalah bagian tugasnya.

Namun hati telah membeku..
Gemerlap harta telah membuta mereka
Bila baiat saja telah mereka gadaikan
Apa mungkin mereka akan mendengarkan nasihat dari saudara Muslimnya..

Buhair al khudhair, Muslim bin Ausajah, Said bin Abdullah al Hanafi, Basyir al Hadrami, Abdurahman bin Abdi Rabbih al Anshari dan sahabat setia al Husein As lainnya terus berupaya mengingatkan Para penghianat Kuffah berhati licik.

Namun Umar putra saad bin Abi Waqash bersama tentara durjananya telah menghitam hatinya. dan tiadalah mereka akan mendengarkan Sahabat Husein As..

Hingga senjapun merangkak naik pada malam 4 Muharam..

Semerbak mahdah mengalun lembut dari kemah kemah Suci menemani malam yang menjadi saksi akan blokade karbala..

Sudah seharian ini..
Persediaan air menipis di kantung kantung burdah kemah karbala..
sementara Pasukan Umar tidak mengizinkan satupun dari anggota rombongan suci yang boleh mendekati Eufrat..

Semakin larut...
Kesiagaan semakin ditingkatkan..
detik detik pertempuran tiada sebanding akan segera di gelar..

--

situasi ini mirip dan terulang di gaza..
entah kebetulan atau telah direncanakan, Mereka mengisolasi gaza dari semua kebutuhan hidup.

Persiapan perang terbuka pun telah rampung di semaikan..
Tentara tentara Zionist dan Pribadi muslim Yazid (LA) telah terinspirasi Karbala mengikuti langkah langkah Umar bin Saad bin abi waqash dan menggadaikan persaudaraan mereka atas muslim lainnya dengan iming iming harta.

kehancuran mereka yang Zhalim hanya akan menunggu waktu..
Dan walau di isolasi sedemikian rupa tidaklah membuat pejuang gaza semakin lemah..
malah sebaliknya, mereka semakin kuat karena Iman semakin berpedar di hati..

sama seperti sahabat sahabat al Husein As yang walau ditekan dan di intimidasi mereka tetap membara kerinduan akan syahadah..




0 comments:

Enter Your email to Get Update Articles

Delivered by FeedBurner

Random Articles

Powered by Blogger.

Recent Comments

" Pro-Log for the Light Of AT TSAQOLAIN "

  © Free Blogger Templates Cool by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP